-
Jumat, 10 Februari 2017
Kamis, 19 Januari 2017
Menanyakan harga dalam Bahasa Inggris
CARA MEMBACA HARGA DALAM BAHASA INGGRIS
Sebelum masuk ke contoh percakapan, sebaiknya kita sudah menguasai cara membaca harga dalam bahasa Inggris:
• Ro 60.000 : sixty thousand rupiahs
• Rp 125.000 : one hundred and twenty five thousand rupiahs
• Rp 56.000.000 : fiftysix million rupiahs
• Rp 100.000.000 : one hundred million rupiahs
MENANYAKAN HARGA DALAM BAHASA INGGRIS
Belajar bahasa Inggris dapat dilakukan di mana saja, salah satunya adalah pada saat akan menanyakan harga. Dalam artikel ini, akan dijelaskan berbagai ungkapan dan pertanyaan mengenai harga dalam bahasa Inggris yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Selain itu, akan dijelaskan juga contoh percakapan menawar harga dalam bahasa Inggris.
CONTOH PERTANYAAN DALAM BAHASA INGGRIS
Pada saat kalian pergi ke suatu toko atau pasar dan melihat barang yang ingin anda beli, maka alangkah baiknya jika kalian menanyakan harganya terlebih dahulu. Berikut pertanyaan yang dapat anda gunakan pada saat ingin menanyakan harga suatu barang dalam bahasa Inggris:
• Berapa harganya?
- How much is it? (barang satuan)
- How much are they? (barang yang lebih dari satu)
- How much does it cost?
• Permisi, berapa harganya?
- Excuse me, how much is that?
• Berapa harga dari jaket itu?
- What’s the price of that jacket?
• Bisakah saya membelinya dengan harga yang lebih murah?
- Could I have it at lower price?
- Could you get the price down a little bit?
• Bisa tidak ya kalau saya membelinya dengan harga Rp 100.000,-
- I was wondering if I could have it at Rp 100.000,-
• Bisa tidak kalau anda turunkan harganya sampai Rp 40.000,-
- Could you go down to Rp 40.000,-
CONTOH PERCAKAPAN DALAM BAHASA INGGRIS
Berikut contoh percakapan ketika kalian ingin menanyakan harga suatu barang dan menawarnya:
Buyer (B) : Excuse me, how much is this hat?
Seller (S) : It’s Rp 30.000,-
B : Ok, I’ll take it. And how much are these earrings?
S : They are Rp 100.000,-
B : Oh, so expensive. Could you go down to Rp 60.000,-?
S : No, I can’t, that’s too low. Actually, it’s a fixed price. I can only go down just a little bit
B : How much could you come down?
S : How about Rp 80.000,-?
B : That’s still too expensive, Sir. I’d take it if it were Rp 65.000,-
S : I am sorry, madam. I can’t go down to that price
B : Okay, I’ll just take the hat. Thank you, Sir.
S : You’re welcome, Madam.
Sources: http://www.ef.co.id/englishfirst/englishstudy/menanyakan-harga-dalam-bahasa-inggris.aspx
Etika Penggunaan Penutup Surat Bahasa Inggris
Banyak orang yang masih merasa bingung terkait dengan penggunaan penutup surat. Mana yang seharusnya mereka pakai, misalnya ‘Best regards’, apakah itu bisa diterima semua orang dalam Bahasa Inggris?
Nah, kali ini saya berkonsultasi dengan Mrs Lynn, seorang penulis dari Amerika Serikat.
Pertanyaan seperti; bagaimana saya mengakhiri sebuah pesan tertulis dengan penutup yang baik? kata-kata apa saja yang sebaiknya kita gunakan?
Berikut ini adalah ‘complimentary close’ atau ‘complimentary closing’ bermakna positif yang biasa digunakan di dunia bisnis atau formal.
- Very truly yours
- Respectfully
- Yours truly
- Sincerely yours
- Sincerely
- Best regards
- Regards
- Cordially
- With many thanks
- Warm wishes
Semua penutup surat diatas bisa diterima oleh siapa saja. Tidak ada masalah untuk menggunakan salah satu dari 10 pilihan diatas.

Very truly yours, Respectfully, dan Yours truly biasanya digunkan dalam situasi formal, misalnya dalam penawaran kerjasama (kepercayaan dan menghormati).
Selanjutnya, Sincerely yours, juga digunakan dalam situasi formal. Ini adalah ‘standard close’ dan biasanya dilakukan oleh dua pihak yang telah saling mengenal.
Sedangkan Sincerely, lebih umum digunakan. Jika Anda ragu untuk menggunakan antara kedua pilihan ini, maka gunakan saja Sincerely, tujuan untuk siapa saja.
Salah satu pilihan yang paling banyak digunakan adalah Best regards. Namun dalam perkembangan saat ini, Best Regards mulai ditinggalkan. Instansi di Amerika Serikat lebih senang menggunakan “Sincerely” di segala bidang.
Regards adalah versi simple dari Best regards. Jika diasumsikan dalam bahasa Indonesia, regards artinya salam. Penerima surat atau email akan merasa lebih dekat jika ditambah best (terbaik) atau warm (hangat). Namun untuk yang terakhir, biasanya ada ikatan emosional antara pengirim dan penerima.
Regards = Salam, Best regards = Salam terbaik, Warm regard = Salam hangat.
Versi minimalist Regards memang biasa digunakan secara formal. Tapi untuk, misalnya kepada atasan, usahakan menggunakan Best Regards atau paling tidak Warm Regards
“I don’t like Regards, since I prefer that people’s regard for me be their best or at least warm.” kata Mrs Lynn.
Cordially hampir sama dengan Warmly dan Sincerely, namun biasanya ditujukan kepada orang-orang penting. Terkadang beberapa penerima merasa tidak berhak mendapat penutupan surat dengan Cordially, misalnya, surat ditujukan kepada sekretaris, ia akan lebih tenang jika surat ditutup dengan Sincerely atau Warm wishes. Gampangnya, Cordially terkesan lebay untuk orang umum, namun akan pas jik ditujukan, misalnya, kepada tokoh masyarakat, presiden, dll.

Sementara With many thanks, sebenarnya bukanlah sebuah ‘complimentary closing’, hanya sebagai pengganti Thank you sebagai ucapan terima kasih atau basa-basi yang hampir selalu digunakan oleh siapapun.
Sebagai penutup surat, biasanya menggunakan ‘complumentary closing’ beserta ucapan terima kasih.
Contoh:
Hello Donald Trump,………………………………………. isi …………………………….Thank you so much for that, I really appreciate it.Sincerely,Hillary Clinton
Simpati atau suasana berkabung
Beberapa kata yang bisa digunakan diantaranya:
- With deepest sympathy,
- With condolences,
- In sympathy,
- Sincerely yours,
Sources: http://www.ayomaju.info/etika-penggunaan-penutup-surat-bahasa-inggris/
Tips Menulis Email Profesional
TIPS MENULIS EMAIL PROFESIONAL YANG SEMPURNA
Dalam dunia bisnis, sangat penting untuk menjaga keformalan dalam berkomunikasi, baik itu dalam percakapan langsung atau pun dalam korespondensi melalui surat atau email. Email mungkin memang lebih cepat dan lebih efisien, namun klien atau rekan bisnis Anda tidak akan menyukai koresponden yang terlalu santai. Jangan takut! Bacalah untuk menemukan rahasia sederhana yang akan menambah profesionalisme Anda dalam mengirim email dalam bahasa Inggris.
Memulai dengan kata sapa/salam
Sangat penting untuk selalu membuka email Anda dengan kata sapa, seperti "Dear Lillian,". Tergantung formalitas hubungan Anda, mungkin sebaiknya menggunakan nama belakang mereka, seperti misalnya "Dear Mrs. Price,". Jika hubungan Anda lebih santai, maka cukup katakan, "Hi Kelly," Jika Anda menghubungi sebuah perusahaan, dan bukannya perorangan, maka tulis "To Whom It May Concern:"
Berterima kasihlah kepada si penerima
Jika Anda menjawab permintaan klien, Anda harus memulai dengan ucapan terima kasih. Contohnya, jika seseorang bertanya tentang perusahaan Anda, Anda bisa katakan, "Thank you for contacting ABC Company." Jika seseorang membalas email Anda, pastikan untuk berkata, "Thank you for your prompt reply." atau "Thanks for getting back to me." Jika Anda bisa menemukan cara untuk berterimakasih kepada mereka, maka lakukanlah. Ini akan membuat mereka lebih senang dan akan membuat Anda terlihat lebih sopan.
Sebutkan maksud Anda
Namun, jika Anda yang memulai komuniasi dengan email tersebut, tidak perlu untuk mengucapkan terima kasih. Melainkan, mulai dengan menyatakan maksud Anda. Contohnya, "I am writing to enquire about?" atau "I am writing in reference to?" Sangat penting untuk menyatakan tujuan Anda sejelas mungkin di awal email, lalu masuk ke paragraf utama dari email tersebut. Ingatlah untuk memperhatikan tata bahasa, ejaan, tanda baca, dan hindari kalimat yang bebelit-belit dengan membuatnya singkat dan jelas.
Kalimat penutup
Sebelum akhir email Anda, sangat sopan untuk berterima kasih sekali lagi dan juga menambahkan kalimat penutup. Anda mungkin bisa mulai dengan "Thank you for your patience and cooperation." atau "Thank you for your consideration." dan ikuti dengan, "If you have any questions or concerns, don't hesitate to let me know." dan "I look forward to hearing from you."
Akhiri dengan kalimat penutup
Langkah terakhir adalah menutup dengan menyebutkan nama Anda. "Best regards," "Sincerely," dan "Thank you," semuanya terdengar profesional. Hindari untuk menggunakan kata-kata seperti "Best wishes," atau "Cheers," karena itu biasa digunakan untuk email yang bersifat pribadi. Terakhir, sebelum Anda tekan tombol kirim, periksa kembali email Anda untuk memastikan semuanya sudah sempurna.
sources: http://www.ef.co.id/englishfirst/english-learning/tipsbelajar/menulis-email-profesional.aspx
Jumat, 25 November 2016
Keistimewaan Hari Jumat
Dalam sebuah riwayat, Rasulullah pernah bersabda. “Hari terbaik di mana
matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihis Salam
diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak
terjadi kecuali di hari Jumat.” (HR. Muslim)
Rasulullah juga pernah bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi
kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya,
karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata:
‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi
bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.”
(Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)
Keistimewaan lain hari Jumat adalah saat-saat dikabulkannya doa, yaitu
saat-saat terakhir setelah shalat ashar (seperti yang dijelaskan dalam banyak
hadits) atau di antara duduknya imam di atas mimbar saat berkhutbah Jumat
sampai shalat selesai ditunaikan.
Allah mengkhususkan hari Jumat ini hanya bagi kaum Muslimin dari seluruh
kaum dari umat-umat terdahulu. Di dalamnya banyak rahasia dan keutamaan yang
datangnya langsung dari Allah.
Beberapa keagungan dan keutamaan hari Jumat adalah sebagai berikut:
Pertama, Hari Keberkahan.
Di mana di hari Jumat berkumpul kaum Muslimin di
masjid-masjid untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah
Jumat yang mengandung pengarahan dan pengajaran serta nasihat-nasihat yang
ditujukan kepada kaum muslimin yang kesemuanya mengandung manfaat agama dan
dunia. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah menyebut hari Jumat memiliki 33
keutamaan. Bahkan Imam as-Suyuthi menyebut ada 1001 keistimewaan.
Kedua, Hari Dikabulkannya Doa.
Di antara rahasia keutamaan hari Jumat lain
adalah, di hari itu terdapat waktu-waktu dikabulkannya doa. “Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan
shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya
permintaannya akan dikabulkan.’ Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya
yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.” [HR.Bukhari dan Muslim]
Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya pada hari Jumat
terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan
memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan
mengabulkannya.” [Muttafaqun Alaih]
Ketiga, Hari Diperintahkannya Shalat Jumat.
Rasulullah bersabda, “Hendaklah
kaum-kaum itu berhenti dari meninggalkan shalat Jumat. Atau (jika tidak) Allah
pasti akan mengunci hari mereka, kemudian mereka pasti menjadi orang-orang yang
lalai.” [Muslim]. Dalam riwayat lain Rasulullah menyebutkan, “Shalat Jumat
adalah hak yang diwajibkan kepada setiap Muslim kecuali empat orang; budak atau
wanita, atau anak kecil, atau orang sakit.” [Abu Daud]
“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka
bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang
demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” [QS: Al-Jumu’ah:9]
“Barangsiapa yang bersuci dan mandi, kemudian bergegas dan mendengar khutbah
dari awal, berjalan kaki tidak dengan berkendaraan, mendekat dengan imam, lalu
mendengarkan khutbah dan tidak berbuat sia-sia, maka baginya bagi setiap
langkah pahala satu tahun baik puasa dan shalatnya..”
Keempat, Hari Pembeda antara Islam dan Non-Muslim.
Hari Jumat adalah hari
istimewa bagi kaum Muslim. Selain itu diberikan Nabi untuk membedakan antara
harinya orang Yahudi dan orang Nashrani.
Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah bersabda: “Allah telah memalingkan
orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya mereka,
oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang
Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk
menjadikan hari Jumat sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya
secara berurutan, yaitu hari Jumat, Sabtu, dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka
pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah
penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan
yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk.” [HR. Muslim]
Kelima, Hari Allah menampakkan diri.
Dalam sebuah riwayat disebutkan,Hari
Jumat Allah menampakkan diri kepada hamba-hamba-Nya yang beriman di Surga. Dari
Anas bin Malik dalam mengomentari ayat: “Dan Kami memiliki pertambahannya”
(QS.50:35) mengatakan: “Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari
Jumat.”
Masih banyak keistimewan hari Jumat. Di antaranya adalah; Dalam “al-Musnad”
dari hadits Abu Lubabah bin Abdul Munzir, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam, beliau bersabda:
“Penghulunya hari adalah hari Jumat, ia adalah hari yang paling utama di
sisi Allah Subhanahu Wata’ala, lebih agung di sisi Allah Subhanahu Wata’ala
dari pada hari Idul Fitri dan Idul Adha. Pada hari Jumat tersebut terdapat lima
keistimewaan: Hari itu, bapak semua umat manusia, Nabi Adam ‘Alaihissalam
diciptakan, diturunkan ke dunia, dan wafat. Hari kiamat tak akan terjadi
kecuali hari Jum’at.
Demikian sedikit uraian mengenai keistimewaan hari Jumat, semoga kita dapat memanfaatkan hari Jumat yang istimewa dengan sebaik-baiknya.
Senin, 21 November 2016
Andai Aku Berjalan Kaki
Andai aku berjalan kaki
Masihkah ENGKAU menerimaku
Andai aku berjalan kaki
Masihkah ENGKAU melihatku
Andai aku berjalan kaki
Masihkan ENGKAU selalu ada untukku
Ya Allah Ya Rabb
Dalam pekat malam kusenandungkan kesedihan
Diantara kidung penyesalan atas perjalanan hidup
Seperti butir pasir ditepi pantai
Tak terhitung betapa banyaknya kesalahan dan dosa yang telah kulakukan
Dibawah pucuk bintang-bintang dan diantara segala keagungan-Mu
Seperti air dilautan dan air yang turun dari langit
Betapa besar nikmat-Mu sehingga ku tak mampu menghitungnya
Ya Allah Ya Rabb
Ditengah tengadahku, masih pantaskah ku meminta ampunan-Mu
Ketika yang lain sudah lekat akan cinta disisi-Mu
Semoga masih ada waktu untukku, walaupun aku berjalan kaki
Semoga belum terlambat untukku, untuk kembali kepada-Mu
Ya Allah Ya Rabb
Peluk sukma ini dengan cahaya-Mu
Basuh jiwaku dengan kasih dan sayang-Mu
Karena kau mengetahui segalanya
Karena ku terlahir sendiri
Dan kembalipun sendiri
Terimalah permohonan pertaubatanku
Walau aku berjalan kaki
Senin, 19 September 2016
Rindu Berbaring di Pangkuanmu, Sekali Lagi Saja
Dear Ayah & Bunda
Ingin sekali rasanya ananda pergi ke tempat kalian bernaung.
Untuk sekedar bercerita tentang perjalanan kehidupan yang ananda alami.
Bahagia, sedih, tangis, tawa yang kualami ingin kuceritakan kepada kalian.
Perjalanan kehidupan yang keras yang membentuk karakter ananda saat ini.
Ayah,... Bunda,..
Tau kah kalian saat ini jagoanmu (Idan) dan putri kecilmu (Olive) semakin tumbuh dan berkembang.
Jika dulu dia belum hafal membaca A B C, sekarang ia sudah pandai membacakan sebuah cerita.
Jika dulu dia belum pandai mengenal angka 1 2 3, sekarang ia sudah bisa berhitung.
Dan satu lagi Ayah,.. Bunda,.. saat ini ia sudah pandai mengaji. Beberapa doa sederhana yang ananda ajarkan pada saat menjelang tidur, kini ia sudah mulai hafal membaca doa-doa sederhana tersebut.
Ia pun pandai melafalkan adzan, beberapa kali ananda ikut sertakan dalam lomba adzan, dan Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan. Meskipun hadiah yang didapatkan tidak seberapa, tapi selalu ananda tanamkan nilai sebuah proses dalam perjuangan untuk meraih sesuatu, bukan melihat dari hasilnya.
Begitu juga dengan putri kecilmu (Olive) yang kini tumbuh menjadi gadis manis. Badannya saja sudah besar dan tinggi mengalahkan tinggi badanku. (aduhhh,... begini nasib punya tubuh semampai alias semeter tak sampai hehehe..). Kini ia sudah duduk di bangku SMA. Meskipun sedikit sulit mengarahkan dia, tapi ananda yakin sebetulnya dia mengerti. Doakan ananda agar bisa menjaga amanahmu, semoga ananda bisa mendidik mereka dengan baik, dan semoga mereka bisa menjadi jembatan amalan kebaikan untuk Ayahanda dan Ibunda di dunia.
Ayah,.. Bunda,..
Seiring berjalannya waktu, berbagai masalah dalam hidup telah ananda lewati.
Entah jalan dan keputusan yang telah ananda ambil ini benar atau salah, anandapun tidak tahu.
Yang jelas ananda hanya mengikuti kata hati dengan diimbangi dengan pikiran/logika.
Ananda sadar, walaupun sudah besar dan dewasa, ananda masih butuh didikan dari kedua orang tua. Ananda masih sangat butuh arahan, masukan, serta kritikan. Walaupun selama kalian ada ananda sudah dilatih untuk mengambil keputusan sendiri, tapi setidaknya celoteh-celoteh kalianlah yang menjadi bahan pertimbangan untuk ananda dalam mengambil keputusan.
Ayah,.. Bunda,...
Kadang aku merasa lelah, ingin rasanya kutanggalkan segala peluh ini dipangkuanmu.
Sekali lagi saja,...
Ayah,.. Bunda,..
Sekali lagi saja,...
sama ketika masa kecilku dulu.
Merasakan belaian nan lembut dari tanganmu, usapan hangat dikening dan rambutku, hingga mengantarkanku kedalam mimpi-mimpi indahku. Doa dan senyum kalianlah yang menjadi sumber energi dan kekuatanku untuk mengepalkan tangan, bangkit dan kembali melangkah.
Ayah,.. Bunda,..
Ingin sekali rasanya aku bertemu denganmu.
Pertemuan dalam mimpipun menjadi sesuatu yang mahal bagiku.
Karena tak bisa semaunya aku bisa bertemu denganmu dalam mimpi.
Sabtu atau minggu adalah waktu yang selalu ananda usahakan untuk menyambangi pusaramu.
Ingin rasanya ku gali kuburanmu dan membangunkan kalian kembali.
Aku rindu Ayah.... Aku Rindu Bunda,.. Aku rindu,..
Aku rindu keberadaanmu disisiku
Aku merindukannya...
Lewat Allah SWT kutitipkan segala kerinduan ini.
Semoga Allah menyampaikan barisan doa-doa kami untukmu.
Semoga Allah senantiasa menempatkan kalian disyurga-Nya yang terindah, bersama orang-orang pilihan, para ahli syurga-Nya.
Keberadaan kalian tak akan pernah terganti
Cinta kasih kalian akan selalu kami kenang
Kebaikan, didikan, serta suri tauladan kalian akan selalu kami jaga.
Kami sangat mencintaimu
Kami sangat menyayangimu
Kami sangat merindukanmu
Ayah,.. Bunda,..
Berbahagialah disana.
Tunggu kami disana.
Semoga Allah mempertemukan kita kembali
Semoga Allah menempatkan kita di syurga-Nya.
Aamiin
Ingin sekali rasanya ananda pergi ke tempat kalian bernaung.
Untuk sekedar bercerita tentang perjalanan kehidupan yang ananda alami.
Bahagia, sedih, tangis, tawa yang kualami ingin kuceritakan kepada kalian.
Perjalanan kehidupan yang keras yang membentuk karakter ananda saat ini.
Ayah,... Bunda,..
Tau kah kalian saat ini jagoanmu (Idan) dan putri kecilmu (Olive) semakin tumbuh dan berkembang.
Jika dulu dia belum hafal membaca A B C, sekarang ia sudah pandai membacakan sebuah cerita.
Jika dulu dia belum pandai mengenal angka 1 2 3, sekarang ia sudah bisa berhitung.
Dan satu lagi Ayah,.. Bunda,.. saat ini ia sudah pandai mengaji. Beberapa doa sederhana yang ananda ajarkan pada saat menjelang tidur, kini ia sudah mulai hafal membaca doa-doa sederhana tersebut.
Ia pun pandai melafalkan adzan, beberapa kali ananda ikut sertakan dalam lomba adzan, dan Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan. Meskipun hadiah yang didapatkan tidak seberapa, tapi selalu ananda tanamkan nilai sebuah proses dalam perjuangan untuk meraih sesuatu, bukan melihat dari hasilnya.
Begitu juga dengan putri kecilmu (Olive) yang kini tumbuh menjadi gadis manis. Badannya saja sudah besar dan tinggi mengalahkan tinggi badanku. (aduhhh,... begini nasib punya tubuh semampai alias semeter tak sampai hehehe..). Kini ia sudah duduk di bangku SMA. Meskipun sedikit sulit mengarahkan dia, tapi ananda yakin sebetulnya dia mengerti. Doakan ananda agar bisa menjaga amanahmu, semoga ananda bisa mendidik mereka dengan baik, dan semoga mereka bisa menjadi jembatan amalan kebaikan untuk Ayahanda dan Ibunda di dunia.
Ayah,.. Bunda,..
Seiring berjalannya waktu, berbagai masalah dalam hidup telah ananda lewati.
Entah jalan dan keputusan yang telah ananda ambil ini benar atau salah, anandapun tidak tahu.
Yang jelas ananda hanya mengikuti kata hati dengan diimbangi dengan pikiran/logika.
Ananda sadar, walaupun sudah besar dan dewasa, ananda masih butuh didikan dari kedua orang tua. Ananda masih sangat butuh arahan, masukan, serta kritikan. Walaupun selama kalian ada ananda sudah dilatih untuk mengambil keputusan sendiri, tapi setidaknya celoteh-celoteh kalianlah yang menjadi bahan pertimbangan untuk ananda dalam mengambil keputusan.
Ayah,.. Bunda,...
Kadang aku merasa lelah, ingin rasanya kutanggalkan segala peluh ini dipangkuanmu.
Sekali lagi saja,...
Ayah,.. Bunda,..
Sekali lagi saja,...
sama ketika masa kecilku dulu.
Merasakan belaian nan lembut dari tanganmu, usapan hangat dikening dan rambutku, hingga mengantarkanku kedalam mimpi-mimpi indahku. Doa dan senyum kalianlah yang menjadi sumber energi dan kekuatanku untuk mengepalkan tangan, bangkit dan kembali melangkah.
Ayah,.. Bunda,..
Ingin sekali rasanya aku bertemu denganmu.
Pertemuan dalam mimpipun menjadi sesuatu yang mahal bagiku.
Karena tak bisa semaunya aku bisa bertemu denganmu dalam mimpi.
Sabtu atau minggu adalah waktu yang selalu ananda usahakan untuk menyambangi pusaramu.
Ingin rasanya ku gali kuburanmu dan membangunkan kalian kembali.
Aku rindu Ayah.... Aku Rindu Bunda,.. Aku rindu,..
Aku rindu keberadaanmu disisiku
Aku merindukannya...
Lewat Allah SWT kutitipkan segala kerinduan ini.
Semoga Allah menyampaikan barisan doa-doa kami untukmu.
Semoga Allah senantiasa menempatkan kalian disyurga-Nya yang terindah, bersama orang-orang pilihan, para ahli syurga-Nya.
Keberadaan kalian tak akan pernah terganti
Cinta kasih kalian akan selalu kami kenang
Kebaikan, didikan, serta suri tauladan kalian akan selalu kami jaga.
Kami sangat mencintaimu
Kami sangat menyayangimu
Kami sangat merindukanmu
Ayah,.. Bunda,..
Berbahagialah disana.
Tunggu kami disana.
Semoga Allah mempertemukan kita kembali
Semoga Allah menempatkan kita di syurga-Nya.
Aamiin
-Celoteh sore penuh rindu-
By Olisah (Dede)
Someday... with you, In Shaa Allah
Sosok terbaik yang Tuhan kirimkan untukku
Untuk melengkapi kehidupanku & menyempurnakan separuh agamaku
Sosok yang akan menjadi jembatan untukku
Untuk meraih cinta dan syurga-Nya
Sosok yang akan menjadi pelindung kehormatanku dan keluargaku
Aku,.. adalah tempat ternyaman untuk kau pulang
Aku,.. adalah tempatmu untuk melepas lelah dan mencurahkan segala rasa
Celotehku yang akan mengiringi kau terlelap
Dan senyumku yang akan menemani disaat kau terbangun
Aku,.. pemeran terbaik untukmu
Begitu juga denganmu
Kelak malaikat yang akan menjadi saksi cinta kita
Berjanjilah untuk selalu berpegangan tangan
Dan jangan pernah pergi meninggalkan
Dan jangan pernah pergi meninggalkan
Karena cinta akan selalu memaafkan
Karena cinta akan selalu menerima
Karena kita sadar, bahwa pada hakekatnya manusia tidak ada yang sempurna
Selalu terbersit salah dan khilaf yang mengiringi langkah kita
Bersama kita kan belajar menjadi pribadi yang lebih mapan
Cintailah aku karena-Nya
Maka Ia akan memberikan kita cinta yang terindah
Berdua
Kan kita lewati segala tangis dan tawa
Bersama
Kan kita lalui segala suka dan duka
Mengarungi "Baldatun Thayyibatun" menuju Jannah-Nya
Suatu hari nanti, bersamamu...
Rabbana hablana milladunka zaujan thayyiban wayakuna shahiban lii fiddini waddunya wal akhirah.
Ya Tuhan kami, berikanlah kami pasangan yg terbaik dari sisiMu,
pasangan yg juga menjadi sahabat kami dalam urusan agama, urusan dunia
& akhirat
Aamiin
Rabu, 14 September 2016
16 Juli 1996 by Iwan Fals
Kukenal kamu dari jauhTergetar hati melihatmu
Dipayungi mega kelabu
Jumat, 09 September 2016
Kalimat Formal dan Informal
Formal and Informal Language
(Kalimat Formal dan Informal )
Kalimat Formal dan informal adalah kata yang lazim kita dengar, untuk
tahap selanjutnya kalimat formal adalah kalimat atau kata yang sesuai
kaidah,atau sesuai hukumkeharusan, duduk persoalannya sekarang adalah
bagaimana membedakan dan cenderung menggunakannya secara tidak
sadar.Berikut ini kalimat dan kata-kata yang termasuk Formal dan
Informal
Informal Contractions (Singkatan-singkatan tidak formal dalam bahasa Inggris)
Kali ini kita akan membahas tentang Informal contractions atau
singkatan tidak formal yang merupakan bentuk singkat dari kata-kata lain
yang digunakan orang ketika berbicara pada kondisi biasa.
Singkatan-singkatan ini bukan merupakan slang (langgam/logat), meskipun
sedikit mirip.
Sebagai contoh, “gonna” merupakan singkatan dari “going to”. Jika kita
mengatakan “going to” dengan sangat cepat, khususnya oleh penutur asli,
tanpa berhati-hati mengeja setiap kata, maka kedengarannya akan seperti
“gonna”.
Perlu diingat bahwa ini merupakan singkatan tidak formal. Itu berarti
bahwa kita tidak menggunakannya dalam pembicaraan-pembicaraan yang
“benar”, dan kita hampir tidak pernah menggunakannya dalam
menulis/mengarang. (Jika anda menemukan singkatan-singkatan ini dalam
tulisan/karangan, seperti dalam sebuah komik, itu karena kata-kata yagn
ditulis mewakili kata-kata yang diucapkan atau dialog). Kita lazim
menggunakannya hanya ketika berbicara pada kondisi biasa, seperti ketika
berbicara dengan teman. Beberapa orang tidak pernah menggunakannya,
bahkan dalam pembicaraan informal sekalipun.
Mungkin ada benarnya bahwa singkatan-singkatan informal lebih umum
digunakan dalam bahasa Inggris Amerika. Yang juga perlu diperhatikan
bahwa, berbeda dengan singkatan-singkatan normal, kita tidak biasanya
menggunakan tanda petik tunggal (‘) dengan singkatan informal ketika
dituliskan. Berikut beberapa singkatan informal yang umum beserta
contoh-contoh kalimatnya.
- ain’t = am not/are not/is not
Contoh:
I ain’t alone
You ain’t my friend
- ain’t = has not/have not
Contoh:
I ain’t sent it
He ain’t finished yet
- Gimme = give me
Contoh:
Gimme your book.
Don’t gimme that pen.
Can you gimme a glass of water?
- Gonna = going to
Contoh:
Nothing gonna change your love for me
I’m not gonna meet you.
What are you gonna do?
- Gotta = (have) got a
Contoh:
I’ve gotta rank
I gotta rank
She hasn’t gotta car
- Gotta = (have) got to
Contoh:
I’ve gotta go today
I gotta go today
Have they gotta swim?
- Kinda = kind of
contoh: She’s kinda talkative
- Lemme = let me
Contoh: Lemme go!
- Wanna = want to
Contoh: I wanna go home
- Wanna = want a
Contoh: I wanna chocolate
- Whatcha = what are you
Contoh: Whatcha doing?
- Whatcha = what have you
Contoh: Whatcha got here?
- Ya = you
Contoh: See ya later.
Sebagai tambahan, singkatan bisa digunakan lebih dari satu dalam kalimat yang sama. Contoh:
• What are you going to read? menjadi
• Whatcha going to read? menjadi
• Whatcha gonna read?
Warning! Singkatan-singkatan informal ini bukan merupakan bahasa Inggris
yang “benar”. Jangan menggunakannya dalam menulis/mengarang, kecuali
pada situasi-situasi yang sesuai saja.
Daftar rujukan:
www.englishclub.com
http://letspeakenglish.info/2010/01/04/informal-contractions-singkatan-singkatan-tidak-formal-dalam-bahasa-inggris/
Bahasa Inggris informal – Informal English Language – tidak jauh beda
dengan Bahasa Indonesia informal, yaitu keduanya jarang digunakan dalam
dunia tulis menulis formal. Ketika kita menulis skripsi, mungkin kita
tak berani menulis kata-kata seperti “Menurut pendapat ane, atau menurut
gue” Karena kedua kalimat tersebut jelas-jelas mengandung Bahasa yang
tidak formal.
Untuk lebih mengenal apa itu Bahasa Inggris yang tidak formal tersebut,
mari kita simak pendapat Manser (2006: 190) di bawah ini tentang bahasa
informal:
Informal language is usually defined as the language of ordinary or
casual conversation, that is, a conversation between people who know
each other and feel relatively unconstrained so that they do not have to
be on their best behavior, linguistically speaking. In such
circumstances, it is perfectly natural and right to use colloquial words
and expressions and contractions and to take occasional liberties with
grammar. Let us briefly consider these, before we look at the place of
informal English in writing.
Jika mengacu pada pendapat Manser tersebut, dapat diartikan bahwa bahasa
Informal biasanya diartikan atau didefinisikan sebagai bahasa
percakapan biasa, yaitu, percakapan antar manusia yang saling mengenal
satu satu sama lain dan percakapan tersebut terasa bebas tak dibatasi
sehingga manusia tersebut tidak harus menunjukkan tingkah laku yang
sopan. Dalam keadaan tersebut, percakapan terasa alami menggunakan kata
atau ekspresi yang sering digunakan sehari-hari, peringkasan, dan serta
kadang mengabaikan tata bahasa.
Beberapa Jenis Bahasa Inggris informal
Agar lebih baik, berikut ini adalah beberapa jenis dan contoh Bahasa
Inggris yang tidak formal sebagai lanjutan dari pendapat Manser diatas:
1. Colloquialisms
Colloquial words and expressions are informal synonyms for terms in the
standard language. If you say that someone is stupid, you are using a
standard term. If you call that same person dim, dopey, thick,
chuckleheaded, or even dumb, you are using a term that would usually be
labeled informal. The same applies to clever andintelligent on the one
hand and brainy, bright, or cute on the other. (Manser, 2006: 190-191)
Kata-kata dan ekspresi Colloquial adalah sinonim informal dari
istilah-istilah yang bahasa standar pada umumnya. Jika anda mengatakan
bahwa seseorang itu itu Stupid (Bodoh), anda berarti menggunakan istilah
yang standar. Jika anda mengatakan kepada orang tersebut, dim (tolol),
thick (tidak berotak), chuckheaded (tidak punya akal), atau dumb
(dungu), maka anda menggunakan istilah yang biasanya dilabeli dengan
Bahasa Informal. Hal senada juga pada kata Clever (pintar) dan
intelligent (pandai) bisa diubah dengan menggunakan bahasa informal
seperti brainy, bright, cute dan lain-lain.
2. Contractions
Shortened forms of words are known technically as “contractions.” The
contractions that are most typical of informal language, however, are
not contractions of nouns but of verbs. Except when speaking formally,
almost all users of English will say I’m more often than they say I am
and I don’t more often than they say I do not.(Manser, 2006: 191)
Bentuk kata yang diringkas atau dipendekkan secara teknis disebut
‘contraction’. Peringkasan kata yang identik dengan bahasa informal ini
bukanlah peringkasan dari kata benda, tapi juga kata kerja. Berbeda
ketika berbicara dengan bahasa formal, hampir semua orang yang
menggunakan Bahasa Inggris akan mengatakan “I’m” lebih sering daripada
mereka mengatakan “I am”.
Beberapa peringkasan kata ini umumnya terjadi pada bentuk auxiliary verb
dalam grammar seperti I’m, I don’t, I’ll, I wont, I’d, I’ve, she’s,
he’s.
3. Liberties with Grammar
The first point that must be made here is that informal English, whether
spoken or written, is not non–Standard English. Nowadays snuck, used as
the past tense of sneak, is accepted as standard in American (but not
British) English….. he don’t for he doesn’t or must of for must have.
Pokok utama yang mesti kita pelajari saat ini adalah bahwa sesungguhnya
Bahasa Inggris informal, baik itu bahasa tulis ataupun bahasa lisan,
adalah bahasa non-standar. Saat-saati ini, kata Snuck, yang digunakan
sebagai kata kerja bentuk kedua dari kata sneak, diterima sebagai bahasa
standar di Amerika (meski di Inggris tidak)…
…..he don’t sebagai ganti dari he doesn’t’, must of sebagai ganti must
have adalah beberapa contoh kebebasan dalam menggunakan Grammar.
Kapan kita menggunakan Bahasa Inggris Informal?
Nah itu juga perlu dijawab tuh, meski bahasa keseharian kita tidak
menggunakan Bahasa Inggris (semoga saja beralih ke Bahasa Inggris),
namun saya tidak malu untuk sekedar berbagi referensi saja tentang
Informal English ini. Mari kita lanjugkan When do we use Informal
English? Agar tidak banyak ceramah, langsung saja lihat pendapat Manser
(2006: 194) di bawah ini:
Informal language, as was mentioned earlier, is usually defined as the
language used between people who know each other well. Consequently, if
you are writing for a person whom you do not know—you should be wary
about using an informal tone and style. To be informal in writing at the
wrong time and in the wrong circumstances is like being too friendly
toward someone before that person has, through words, gestures, and
general behavior, invited you to treat him or her as a friend.
Karena bahasa informal adalah bahasa yang digunakan antar manusia yang
saling mengenal dengan baik, maka jika anda menulis untuk orang yang
belum anda kenal, seharusnya anda hati-hati menggunakan nada dan gaya
bahasa informal. Menulis dengan bahasa informal pada waktu dan keadaan
yang tidak tepat itu layaknya berlagak sok akrab pada seorang sebelum
orang tersebut—dengan menggunakan kata-kata, gestur tubuh, dan tingkah
laku yang umum dilakukan pada teman—mengajak anda berlaku layaknya teman
kepada anda.
Apabila Anda ditanya, mana yang lebih sering Anda ucapkan : error atau
mistake, apa kira-kira jawabannya? Bila Anda diminta menjawab mana yang
lebih kerap Anda pakai ketika menulis ‘mendapatkan’ : receive atau get’,
yang mana jawaban Anda?.
Semua bahasa memiliki ciri unik dalam struktur tulis (written) dan ucap
(spoken)-nya. Ciri-ciri unik itu diperlihatkan dalam tatabahasa, dan
pemilihan kata. Khusus untuk pemilihan kata, kita seolah sudah memiliki
kesepakatan bahwa, misalnya, kata mistake lebik enak diucapkan katimbang
error. Dan katareceive lebih pas digunakan dalam tulisan daripada get,
dan dengan demikian get lebih nyaman dipakai dalam bahasa lisan : ‘That
was my mistake. I am sure I’ll get punishment for that’ lebih enak
daripada“That was my error. I’m sure I’ll receive punishment for that”
Sejumlah pakar bahasa menyatakan pilihan kata itu menandakan tingkatan
formal dan informal. Kata-kata yang digunakan untuk keperluan tertulis
biasanya adalah kata formal, dan untuk keperluan lisan biasanya adalah
jenis kata informal.
Longman Dictionary of Contemporary English terbitan Pearson Education
Limited, Harlow, England, 2003 memberikan sajian menarik tentang
kata-kata umum yang lebih sering digunakan dalam bahasa lisan, dan tentu
saja kata-kata yang lebih pas dalam bentuk tertulis. Fakta ini mereka
buat berdasarkan riset dari lembaga Longman Corpus Network yang memiliki
database sebesar lebih dari 300 juta kata yang diambil dari contoh
bahasa lisan dan tulisan. Hasil riset mereka memberikan perbandingan
penggunaan suatu kata antara bahasa tulis dan bahasa lisan. Inilah
beberapa di antara kata-kata yang diriset oleh Longman Corpus Network,
yang saya yakin, Anda kenal.
Absolutely (benar-benar) : 3,6 lebih banyak digunakan dalam bahasa
lisan. Dengan demikian, ‘benar-benar’ dalam bahasa tulis bisa jadi
adalah really, extremely dan lain-lain.
Actually (sebenarnya) : 50 kali lebih banyak digunakan dalam bahasa lisan. Untuk keperluan tertulis, orang menggunakan in fact.
Alone, on your own, by yourself (sendiri, sendirian) : on your own lebih
banyak digunakan untuk keperluan lisan, menyusul by yourself dan alone.
Untuk bahasa tulis, alone lebih banyak digunakan, sementara on your own
ada di peringkat dua dan by yourself duduk di urutan ketiga.
Bear, stand, endure (tahan) : stand lebih banyak digunakan dalam bahasa
lisan, dan bear lebih sering digunakan dalam bahasa tulis.
Bet (bertaruh) : 10 kali lebih banyak digunakan dalam bahasa lisan daripada bahasa tulis.
Certainly (pasti) : lebih banyak digunakan dalam bahasa lisan, dan kata surely lebih banyak untuk tulisan.
Begin, commence, start (mulai) : start jauh lebih banyak disukai untuk
lisan, dan begin lebih disukai untuk tulisan. Commence tidak terlalu
populer dan lebih banyak dipakai dalam bahasa hukum.
Error, mistake (kesalahan) : mistake lebih disukai untuk ucapan. Untuk tulisan, error dan mistakesama-sama disukai.
Examine, take a look, inspect (memeriksa) : meski lebih panjang, frasa
take a look lebih pas digunakan secara lisan, sedangkan untuk keperluan
tulisan, ketiga kata ‘memeriksa’ tersebut dipakai secara berimbang.
Funny (lucu, aneh) : lebih banyak digunakan dalam bahasa lisan.
Just (baru saja, hanya) : 4 kali lebih banyak dipakai dalam bahasa lisan.
A little, a bit (sedikit) : a bit lebih disukai untuk bahasa lisan, dan a little lebih pantas dalam bahasa tulis.
Let, allow, permit (membiarkan, mengijinkan) : let lebih disukai sebagai
kata lisan. Allow dan permitmenyusul. Dalam bahasa tulisan, allow lebih
disukai.
At present, now, at the moment (sekarang) : mungkin karena pendek, now
jauh lebih disukai. Di urutan kedua adalah at the moment, dan di urutan
ke tiga bertengger at present. Now juga lebih sering dipakai di bahasa
tulis katimbang dua rekannya.
Receive, get (menerima): get lebih banyak digunakan untuk bercakap, dan receive lebih pas untuk bahasa tulis.
Remain, stay (tinggal) : stay lebih disukai untuk bercakap, dan remain lebih enak untuk bahasa tertulis.
Require, need (memerlukan) : need lebih punya banyak fans untuk bercakap sekaligus untuk menulis.require terkesan sangat formal.
Sorry (maaf) : lebih banyak diminati untuk berbicara katimbang forgive me atau my apology.
Demikianlah. Mudah-mudahan sekarang Anda sudah punya gambaran kata-kata
mana yang enak di bibir dan mana yang enak di pena atau keyboard
Sudah cukup ah… capek juga pagi-pagi belum sarapan ngomongin bahasa informal..... See you…
Referensi
Manser, Martin H. 2006. Guide to Style: Essential Guide to The Basic of Writing Style. Facts on File, Inc.
Bahasa Inggrisnya sekolah dasar apa sih???
ah ada-ada saja jika di google banyak pencarian mengenai bahasa
inggrisnya SD, apa bapak ibu guru baik di SD ataupun di SMP, SMA bahkan
dosen Bahasa Inggris di perguruan tinggi tidak ada yang mengajarkan
Bahasa Inggris dari sekolah dasar?
Sebagai catatan, Google Adwords mencatat ada 49.500 pencarian dalam
sebulan tentang bahasa inggrisnya sekolah dasar. Jika sudah demikian,
dimanakah guru sekarang ini, sampai-sampai hampir ada 50.000 orang
mencari terjemahan makna sekolah dasar?
Memang jika diterjemahkan secara harfiah bahasa inggris sekolah dasar menjadi seperti ini:
Sekolah = School
Dasar = Basic
Jadi, jika kita menganggap terjemahan harfiah itu adalah contoh
terjemahan yang benar, maka Bahasa Inggris Sekolah Dasar adalah Basic
School, atau biar rada keren ditambah the menjadi The Basic School.
Akan tetapi hal ini menjadi sangat tidak wajar jika kita sejajarkan
dengan budaya di Barat, karena pada dasarnya menerjemahkan bahasa itu
sesungguhnya adalah mengalihkan budaya. Jika dalam Bahasa sumber (Bsu)
tidak ada padanan yang tepat dengan Bahasa sasaran (Bsa), maka kita
sesuaikan saja dan tidak usah repot-repot mencari kata yang sulit.
Dan padanan (equivalent) yang tepat untuk Sekolah Dasar adalah
"Elementary School" itu kata wikipedia, dan sumber-sumber terkenal
lainnya. Namun jika tidak percaya untuk padanan yang tepat bagi sekolah
dasar ya silahkan saja tanya pada anak SD di barat...
Contoh Pengaplikasian Informal Language
Situation No. 1
The standard greeting for everyone is a simple HELLO. If it's early in the
morning, you can also greet people with GOOD MORNING. To most Americans GOOD
AFTERNOON and GOOD EVENING sound slightly more formal than a simple HELLO.
Adding titles raises the level of formality:
"Good morning, Mrs. Park."
"Hello, sir."
"Good evening, ma'am."
Now listen to some informal greetings. The difference is not only in the
expressions I use but in my intonation. Pay attention to the words AND my
voice.
"Hey, Bob! What's up?"
"Hi there! How's it goin'?" [ = How is it going?]
"Morning, Lucy. How ya doin'?" [ = How are you doing?]
The responses to those informal greetings vary. Here are some possible replies:
"What's up?" -- "Not much."
"How's it going?" -- "Not bad. How's everything with you?"
"How ya doin'?" -- "Can't complain. How 'bout you?"
Situation No. 2
When you're making a request, it's best to use a question. No matter what
relationship you have with someone, no one likes to be told to do something.
Consider these polite requests:
"Would you mind helping me, please?"
OR
"I'm sorry to trouble you, but could you please take a look at this?"
Now listen to less formal requests:
"Hey! Got a minute? Can you come over here?"
OR
"Do me a favor, will you? Can you pick up some milk on your way
home?"
Situation No. 3
Voicing a complaint can be a very sensitive issue even with friends. Some
people easily take offense. Think about how you would like people to talk to
you, and then state your concerns.
When the situation is serious and your relationship with someone is more
formal, you might begin like this:
"Can I talk to you for a moment? There's something on my mind, and I'd
like to share it with you. "
OR
"Could we talk? I'll be honest. I need to clear the air because something
has been troubling me, and I think you sense it, too. "
Even with friends you can still be polite:
"Please don't take this the wrong way, but…"
OR
"Don't do that, all right? Call me oversensitive, but that really gets on
my nerves."
Only in very informal situations, will you use slang. For example, if your
younger brother is tapping his fingers on the table while you're trying to
study, you might say: "Cut it out, OK?"
Situation No. 4
In previous lessons, I addressed making suggestions and giving advice, but I
didn't explain the nuances of formality. Listen to three different approaches
to making a suggestion or offering advice. They'll be examples of formal,
standard, and informal English:
"Would you please allow me to make a suggestion? I think it would be best
to…"
"Can I give you some advice? You really ought to…"
"You know what you need to do? You gotta…" [= (have) got to]
Situation No. 5
When we get emotional, we can't always stop words from tumbling out of our
mouths. Nevertheless, you should know that saying "Cool!" or
"Sweet!" is not an appropriate response to receiving good news from
your boss or professor.
When something impresses you or delights you in some way, and the situation is
rather formal, you can choose to say something like this:
"That's wonderful to hear!"
"That's terrific news. Really."
"That's really quite impressive."
The informal equivalents would be:
"Oh my god! That's great!" (Note: This use of "god" is not
religious. It's a standard expression of surprise. When used religiously, use a
capital "G": God.)
"Hey! That's good news."
"That's so cool!"
Situation No. 6
GOOD-BYE is standard for everyone. Just as with HELLO, you can use titles to be
more formal. Listen to how I can say good-bye two different ways. The first
will be more formal, and the second will be less formal:
"Good-bye, Dr. Thompson."
"Bye, John."
Depending on why exactly you're saying good-bye to someone, you may need to add
one or two more parting phrases to show greater respect or to emphasize the
importance of the situation. For example:
"Good-bye, Dr. Thompson. Thank you for your time."
"It was good to see you, John. Take care. Good-bye."
Now listen to a few informal ways to say good-bye:
"Catch you later. Bye!"
"See you, guys. I'm out of here."
"Take care. Bye!"
"Later, y'all." [ = you all]
As with GOOD MORNING, saying GOOD NIGHT is standard. You can say it to anyone.
But do listen to the slight difference in pronunciation as I say it formally
and informally:
"Good night, Mr. Wilson."
"G'night, Sam."
Posted By : Muhammad Rezki Rasyak
Source/Reposting from: http://rezkirasyak.blogspot.co.id/2012/04/formal-and-informal-language-kalimat.html
Langganan:
Postingan (Atom)




